Linux

Kehidupan

Blogger Tips

Recent Posts

Teori Bumi Datar - Teori atau Konspirasi?

Add Comment
Hallo teman-teman, setelah sekian lama tidak menjamah blog ini, akhirnya aku memiliki kesempatan untuk menulis lagi. Kali ini saya ingin membahas teori bumi datar yang belakangan sempat booming di kalangan netizan, khusunya Indonesia.

Apa yang kalian pikirkan ketika mendengar teori bahwa bumi ini datar?, kaget? shock? merasa mereka gila?. aku pribadi sih, cukup kaget tetapi tidak tertarik pada awalnya. Tapi semakin kesini, masyarakat Indonesia yang mendukung teori bumi datar semakin banyak dan semakin rise up dari dasar bahkan ada beberapa yang menyalahkan pemercaya bumi bulat itu telah di bodohi oleh NASA dan antek-antek amerika nya,.

Sebenarnya, aku sudah dengar berita ini beberapa bulan yang lalu, namun waktu itu aku mengabaikannya. Sampai akhirnya ada yang memasukan ku ke salah satu Grup di facebook yang membahas teori bumi datar, mulai dari situ rasa ingin tau ku tentang hal ini tumbuh karena banyak ilmuwan yang mengikuti teori ini. Bahkan ada yang membuat video tentang bumi datar ini menjadi beberapa part video. Kalian bisa nyari video itu di Youtube atau google karena saya nggak mau ngasih disini.


Asal-Asul

Flat Earth Society (juga dikenal sebagai International Flat Earth Society atau International Flat Earth Research Society) adalah sebuah organisasi yang memiliki keyakinan bahwa bumi berbentuk datar, bertentangan dengan fakta-fakta ilmiah. yang menunjukkan bahwa bumi itu bulat. Organisasi modernnya didirikan oleh seorang pria asal Inggris, Samuel Shenton pada 1956, dan kemudian dipimpin oleh Charles K. Johnson, yang menjadikan rumahnya di Lancaster, California, sebagai basis organisasi. Organisasi ini tidak lagi aktif semenjak kematian Johnson pada 2001, namun baru-baru ini organisasi Flat Earth Society dimunculkan kembali oleh presiden barunya, Daniel Shenton. - Wikipedia


Dari sini aku mulai tertarik dengan komunitas ini, dan mungkin memang aku sendiri yang kurang kerjaan, akhirnya aku mulai menulis artikel ini. Yok, di bahas!:

1. Foto Bumi semua CGI 

Di sana di jelaskan bahwa semua foto bumi itu CGI. Dalam hal ini, mereka ada benarnya, tapi mereka nggak sepenuhnya benar. Perlu di ketahui, semua foto bumi memang CGI (computer generated imaginary), alias hasil editan dari komputer. Bahkan foto resmi bumi pun adalah CGI. 

Foto dari NASA


Di atas adalah foto bumi dari NASA. Kenapa saya bilang itu CGI atau cuma animasi komputer?? Begini, satelit NASA tidak cukup jauh untuk memotret bumi full bulat, jadi mereka mengambil foto sepotong-sepotong. Nah disinilah peran CGI, pihak NASA sendirilah yang menggabungkan rangkain foto-foto itu sehinggal menjadi satu, yaitu Bumi Bulat. 

foto bisa di lihat dsini: https://www.nasa.gov/topics/earth/images/index.html

2. Satelit Ribuan, kok Nggak Kelihatan?



Setidaknya ada 3000an satelit yang mengorbit bumi kita ini. 3000 satelit ini masing-masing memiliki fungsi tersendiri, ada yang komunikasi, melihat cuaca dll. kenapa kita kok (hampir) nggak pernah melihat setidaknya sekali satelit lewat di atas rumah?

Ada 3 Posisi satelit pada orbitnya, yaitu
  • Low Earth Orbit (LEO): 500-2.000 km di atas permukaan bumi.
  • Medium Earth Orbit (MEO): 8.000-20.000 km di atas permukaan bumi.
  • Geosynchronous Orbit (GEO): 35.786 km di atas permukaan bumi.
Jumlah satelit LEO ini sekitar 500 satelit. Jika melihat luas permukaan bumi (bulat), maka ada 500 satelit yang beroperasi di luasan  510,072,000 km2. Jika kita bagikan  ialah 510,072,000 km2 : 500=  +-1.000.000 km2. Jadi hanya akan ada 1 satelit setiap 1.000.000 km2

Selain itu jika di bandingkan dengan ukuran bumi, satelit sangatlah kecil ukurannya. Ukuran dari ISS (International Space Station) ialah sebesar lapangan American Football (0.0055km^2) sedangkan bulan ialah 9.476.927 km^2, perbandingannya 1:1.723.077.636,3636. Satelit yang ukurannya 1/1.723.077.636,3636 kali ukuran bulan ini bergerak dengan kecepatan 28.000 km/jam

walaupun begitu, masih ada kok yang memfoto satelite dari bumi, coba saja kalian cari di google/youtube.

3. Antara GPS dan Satelit.

Di dalam video ke 2 mengatakan bahwa GPS tidak menggunakan Satelit, lalu kemudian mereka menampilkan My Location (beta) google maps yang tidak menggunakan satelit hanya menggunakan tower saja.

video dari google yang dipotong itu ialah keterangan google tentang fitur My Location(beta) yang terdapat dalam Google Map. Jadi fiture My Location tidak menggunakan GPS dan hanya akan mengakses tower telepon.  Tetapi penggunaan my location hanyalah lokal saja, untuk menunjukkan alamat/lokasi ketika kita sedang berada di suatu wilayah. Bagaimana kalau kita memerlukan informasi tempat yang sangat jauh (non-lokal)?

Maka yang kalian butuhkan ialah fitur seluruhnya dari Google Map, kenapa nggak pake tower lokal saja? jelas gak bisa, karena kalian nggak tau tempat mana yang akan kalian tuju.

Google Map menggunakan GPS dan satelite. Google sendiri punya 180 satelit lebih di luar angkasa. Dari satelit tersebut kita bisa menikmati fitur-fitur google yang sekarang ini, seperti google earth. Selain itu juga Gogole menggunakan media lain, sepertil; Drone, Mobil, Sepeda hanya untuk memotret dan mengumpulkan data demi menyempurnakan fitur Google Maps.

Segitu dulu yang bisa saya bahas dengan ilmu yang pas-pas-an, aku bukan ilmuwan, antariksawan atau orang pintar lainya, aku hanya seoarang penikmat internet yang setidaknya bisa memilah berita hoax dan benar. Mungkin artikel ini akan berlanjut, See yaa!

referensi:
https://www.nasa.gov/topics/earth/images/index.html
http://www.mystupidtheory.com/2016/07/teori-bumi-datar-flat-earth-theory.html
https://id.wikipedia.org/wiki/Satelit
http://www.mystupidtheory.com/2016/07/flat-earth-theory-pembantaian-sains-dan.html
https://cdns.klimg.com/newshub.id/news/2015/04/04/1379/5078-1000xauto-fenomena-astronomi.jpg